Pemilihan Hotel Disaat Pandemi Berlangsung

Pemilihan Hotel Disaat Pandemi Berlangsung

Mulai memasuki masa tamasya akhir tahun, sejumlah hotel membuka layanan menginap meski masih terbatas. Sejumlah keluarga malah memilih untuk lakukan staycation pada masa pandemi virus corona ini. Banyaknya promo dan potongan harga menginap di hotel berbintang dengan segala kemewahan dari hotel mungkin membikin Anda berminat untuk staycation. Tetapi, amankah staycation atau menginap di hotel selama pandemi virus corona?

Pemilihan Hotel Disaat Pandemi Berlangsung

Pastikan Hotel Tersertifikasi New Normal

Sebelum mengerjakan pemesanan hotel, masyarakat bisa memastikan apakah hotel tersebut telah tersertifikasi New Normal dari Perhimpunan Hotel dan Kafe Indonesia (PHRI) maupun intansi pemerintah lain.

Pengusaha Hotel asal Solo Sona Maesana pada acara diskusi ‘Protokol Kesehatan di Hotel dan Daerah Tamasya’ yang disiarkan melewati Youtube BNPB, Selasa (20/10) mengatakan bahwa sertifikasi menjadi penting bagi pengusaha hotel dikala pandemi dalam mengerjakan usahanya yang telah diberitakan oleh situs judi slot online terbaik dan terpercaya no 1.

Pastikan Hotel Mengaplikasikan Protokol Kesehatan Sejak Awal Masuk

Pemakaian protokol kesehatan juga patut dijalankan oleh pihak hotel semenjak awal masuk sampai progres chek out. Kita sebagai pengunjung bisa memastikan hal tersebut dengan memandang apakah tersedia tempat cuci tangan di pintu masuk. Serta pastikan semua tamu diperiksa temperatur tubuhnya sebelum masuk hotel.

Pastikan Ada Layanan Pengantaran Sarapan ke Kamar

Pada era new normal, ketetapan yang patut dijalankan hotel yakni menyediakan layanan pengantaran sarapan ke masing-masing kamar. Pastikan layanan tersebut tersedia dan juga dalam fasilitas judi yang tersedia seperti game sbobet tentunya. Dan tentunya pada dikala chekin pastikan layanan tersebut telah disiapkan.

Cek lokasi hotel

Jangan lupa untuk memandang lokasi hotel yang ingin kamu jadikan tempat tamasya. Jangan memilih hotel yang berada di zona merah atau zona hitam. Sebab lokasi yang berasa di zona merah dan zona hitam, yakni lokasi yang rawan adanya virus corona. Selain itu, hindari juga hotel yang berdekatan dengan rumah sakit, apalagi rumah sakit referensi covid-19.

Di hotel, orang dari mana saja bisa datang. Termasuk mereka yang kemungkinan memiliki virus corona.

Area seperti lobi, tempat makan, dan lift yakni yang cukup membahayakan. Oleh sebab itu, seorang spesialis risiko mikroba dan profesor di Rutgers School of Enviromental and Biological Sciences, Donald Schaffner, mengatakan bahwa social distancing dan masker yakni dua hal yang patut digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *